“Kehadiran Masata Menjadi Angin Segar”
(Sri Mulyani)
SAMARINDA-Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Sri Wahyuni mengatakan dengan
dilantiknya DPD Masyarakat Sadar Wisata
(Masata) Kaltim, maka semakin
bertambahnya organisasi/asosiasi kepariwasataan, yang akan membuat semakin bertambah kuat dan
menjadi mitra untuk bersama-sama membangun desa wisata.
" Kehadiran Masata Kaltim tentu menjadi
angin segar dalam pengembangan kepariwisataan di Kaltim, termasuk bagaimana arah kebijakan Pemprov Kaltim untuk pembangunan pariwisata
yang berbasis pemberdayaan masyarakat, bisa berjalan dengan baik," kata
Sri Wahyuni usai menghadiri pelantikan DPD Masata Kaltim, di Ruang
Serbaguna Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu
(30/1/2021).
Sri Wahyuni menambahkan Masata
salah satu fokusnya adalah desa wisata. Dan kalau berbicara desa wisata,
tentu tidak hanya berbicara paket perjalanan, tetapi juga masalah pengembangan
SDMnya termasuk akses wisatanya yang terhubung dengan pusat-pusat kedatangan pengunjung.
Dan itu tidak kalah penting, lanjut Sri semua
itu sudah siapkan, jangan sampai akses
wisata yang ada sulit dijangkau, sehingga masalah akses, Amenitas (segala
fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama
berada di destinasi) maupun atraksinya, semua itu menjadi hal yang penting
untuk diperhatikan.
" Tentu kita tidak bisa bekerja sendiri,
dengan adanya Masata Kaltim, kita berharap kolaborasi, kerjasama untuk
penguatan SDM menjadi semakin besar, karena pemberdayaan masyarakat merupakan
salah satu kebijakan gubernur dan wakil
Kaltim periode 2018-2023," tandasnya.
Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, Sri
Wahyuni mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang punya
potensi besar untuk bisa ditingkatkan dengan penerapan Prokes.
"Disinilah peran Masata untuk
bisa meningkatkan geliat pariwisata di tengah pandemi bersama dengan
stakeholders terkait pariwisata dan pemerintah daerah kabupaten/kota maupun
provinsi," kata Sri Wahyuni.(mar/poskotakaltimnews.com)